Alhamdulillah, my first Qurban, I hope that’s not the last


Alhamdulillah, akhirnya kita dipertemukan kembali di hari Raya Idul Qurban 1433 H dengan tetap menjaga keistiqomahan kita dalam setiap aktivitas kita. dan Idul Adha kali ini, tentu menjadi momentum yang membahagiakan bagi segenap masyarakat muslim di seluruh penjuru dunia, karena dua hari ini kita ummat Islam sedang merayakan hari raya Idul qurban yang kita nantikan bersama.

Semuanya larut dalam sukacita.

Jamaah haji menangis bahagia, terharu setelah wukuf di padang arofah karena sedang berjumpa dengan Rabbnya, pun begitu bagi ummat Islam lainnya yang belum berhaji, juga tak luput dari rasa sukacita yang mendalam.

Pedagang kambing dan sapi, disela capeknya, turut senang karena barang dagangannya laku dengan harga tinggi, pun demikian halnya dengan para mahasiswa, mereka berkesempatan menikmati long weekend di kampung halaman, berhari raya di rumah bersama keluarga tercinta, menikmati hidangan sate kambing atau gulai, atau tongseng, atau makanan berbau kambing dan sapi lainnya.

Pun demikan dengan para aktivis dunia maya, yang saya jumpai, dimana – mana, baik itu status FB, Twit, semuanya berbau kambing dan sapi. Gembira, senang, bahagia.

Ah indahnya Idul adha ini.

Begitu juga halnya dengan saya, walau tak bisa mudik di hari spesial ini karena harus meliput beberapa acara di Semarang, tak menyurutkan saya untuk terlarut dalam kegembiraan merayakan hari Raya Idul Qurban. Selain seperti biasanya saya ikut menikmati daging qurban, qurban 1433 H ini terasa spesial karena untuk pertama kalinya bisa menjadi sohibul qurban, bisa berqurban.

Kambing jantan warna putih akhirnya bisa saya persembahkan untuk ikut merasakan ibadah menjadi sohibul qurban di Idul adha kali ini. Untuk selanjutnya biarkan anak – anak komsat yang mengelola. Semoga sembelihannya lancar..

Semoga tahun depan bisa dapat rezeki lebih banyak lagi sehingga bisa qurban lagi.. Β I hope that’s not the last… hehehehe.. amin

Akhirnya, selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1433 H. Semoga semangat berkurban untuk negeri ini selalu menggelora di dada.

Iklan

7 thoughts on “Alhamdulillah, my first Qurban, I hope that’s not the last

Mari berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s