Pagi yang indah


Selasa(11/09) pagi, diawal pekan ini, dipagi hari yang penuh kesejukan ini, saat – saat dimana sang embun mulai membasahi dedaunan. Di pagi hari, saat – saat sang burung sudah mulai keluar dari sangkarnya, meneriakkan suara kebebasannya, dan disaat bersamaan juga ayam – ayam berkokok, ingin menunjukkan suara keceriaannya. Saat pagi ini, dimana bunga – bunga mulai merekah, menunjukkan kecantikannya pada dunia, saat dimana sang kupu – kupu mulai beterbangan kesana kemari, berkeliling diantara bunga satu ke bunga yang lainnya. Menambah eloknya pagi.

Ya, saat sepagi ini. Saat penuh dengan keajaiban alam. Penuh dengan harmoni. Penuh dengan kesyukuran yang sangat dalam kepada sang Khaliq. Semuanya bersyukur, semuanya ceria. Ayam, burung, embun, kupu – kupu, dan semua makhluk Allah ceria, penuh dengan ungkapan, Maha besar Engkau ya Allah.

Saat sepagi ini, adalah saat dimana keberkahan itu penuh dan sedang menghadir, sedang membersamai kita. jika kita tahu, saat pagi ini, keberkahan turun dari langit, lalu keberkahan itu muncul, masuk melalui sela – sela do’a –do’a yang kita panjatkan. Itulah mengapa, saat pagi, selalu banyak orang yang tahu begitu merindukannya. Karena didalamnya ada harmoni yang terselip keberkahan dari langit. Karena, disaat pagi, selalu ada cinta, penuh, padaNya, pada dunia, dan inilah saat pagi itu.

Saat pagi, adalah saat penuh keberkahan. Itulah mengapa para pedagang pasar selalu berangkat ke pasar pagi-pagi, bahkan beberapa jam 4 pagi sudah stanby di pasar. Karena mereka sadar, bahwa semakin pagi, rezeki yang mereka dapatkan semakin banyak. Keberkahan pagi ingin mereka rasakan. Pagi yang penuh berkah.

Inilah saat pagi itu, yang hampir semua orang didunia ini pernah mengatakan, pagi yang indah, wonderfull morning. Karena pagi selalu indah, lebih dari itu terselip harmoni dan berkah dari langit.

Itulah mengapa, kita, kaum yang beriman, dianjurkan untuk tidak menyiakan pagi. Mengisi saat – saat penuh berkah ini dengan sesuatu yang memiliki nilai kebermanfaatan yang tinggi. Itulah mengapa, kita sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan saat pagi, dan dibiasakan untuk tidak tidur saat pagi.

Karena pagi begitu indah. Karena pagi begitu mempesona. Sayang kalau kita melewatkan pagi yang indah ini tanpa sesuatu yang indah pula. Berdzikir, berdoa, mengawali hari dengan penuh semangat, mengawali hari dengan rasa optimisme. Dan embun – embun itu, dan kupu – kupu itu, dan udara pagi itu, dan Allah pun menjadi saksi, bahwa doa – doa yang kita panjatkan saat pagi, akan membawa keberkahan bagi kita, bagi mereka, bagi seru sekalian alam. Subhanallah.

Pagi yang luar biasa. Bahkan saat kita merasa kedinginan sekalipun, sang mentari yang sebelumnya menyinari belahan bumi lain, dengan tergopoh – gopoh ingin tiba kepada kita tepat pada waktunya, lalu memberikan kehangatan kepada bumi tempat kita berpijak. Bukan hanya kehangatan, tetapi juga kesehatan. Mentari pagi selalu menyehatkan. Begitu kata dosen saya sewaktu kuliah S1.

Saat pagi, jangan sampai kita menyiakan untuk suatu yang tidak bermanfaat, kata orang jawa, sangat “eman-eman” kalau pagi yang penuh berkah ini, kita lewatkan begitu saja tanpa kemanfaatan, tanpa meminta doa kepada sang Maha Cinta.

Saat pagi, mari kita gunakan untuk meresapi karunia Tuhan, dengan sepenuh hati, dengan kesadaran jiwa yang terdalam, menebar kebermanfaatan, menebar wewangi keberkahan kepada dunia.

Selamat menikmati pagi yang indah.

Mari berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s