Bani Al-Munir dan cita-cita mulia


Hari keempat Lebaran tahun ini mungkin menjadi cerita yang membahagiakan bagi kami sekeluargaa karena kami akan bertemu dengan saudara – saudara tercinta yang masih segaris keturunan dari (Alm) Mbah Muniran. Dan untuk tahun ini, pada pertemuan keempat keluarga besar Muniran, diadakan dipuncak pegunungan Pakisbaru Nawangan, tepatnya dirumah anak keempat dari Mbah Muniran, Bu Suyatmi. Bu Suyatmi adalah anak keempat dari tujuh bersaudara putra Mbah Muniran, atau adiknya bapak saya.

Begitu pentingnya acara ini sehingga (mohon maaf), saya harus terpaksa meng-cancel acara HBH dibeberapa tempat, seperti reunian Eks 2.5 SMAZA Ponorogo, HBH Ikatan Alumni Rohis Alkautsar, dan juga HBH IMMP Pacitan. Sekali lagi mohon maaf. ^^

Tepat jam13.00 WIB, selasa (21/08) pun agenda silaturahim Bani Al – Munir di mulai yang dipandu oleh Panji Anom. Walaupun tidak bisa hadir lengkap, silaturahim Bani Al – Munir hari itu terlihat gayeng, apalagi pas momentum arisan keluarga yang pertama dilaksanakan, tambah gayeng dan makin akrab.

Dan dari hasil pertemuan keempat itu, tercapai berbagai kesepakatan terkait masa depan bani Al-Munir, termasuk diantaranya rekomposisi kepengurusan dari yang semula Ketuanya adalah Singgih Setiahadi, S.IP digantikan oleh H. Yahya Ali Rahmawan, S. Kom sebagai ketua bani Al-Munir yang baru. Selain itu juga dalam agenda pertemuan keempat yang terselenggara didaerah tempat Perang Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman tersebut juga tercapai beberapa kesepakatan lainnya.

Reuni pertama saat masih ada mbah boniyem

Reuni pertama saat masih ada mbah boniyem

Sedikit memberi gambaran, Bani Al – Munir adalah sebuah forum silaturahim keluarga Muniran, yakni anak – anak, cucu, dan cicit dari (Alm) Mbah Muniran dan (Alm) Mbah Boniyem. Gagasan pendirian forum silaturahim ini semula diusulkan oleh H. Subiyanto Munir, S. Pd, anak keenam dari keluarga Muniran, yang saat ini beliau adalah Ketua UPT TK-SD Kecamatan Pringkuku Pacitan. Setelah diagendakan dua kali diawal, sampai saat ini forum keluarga Muniran, atau kemudian disebut dengan Bani Al-Munir telah mengadakan pertemuan internal sebanyak 4 kali, terhitung sejak tahun 2008.

Dalam perjalanannya, Bani Al-Munir, atau dulu disebut dengan El-Munir

Reuni ke III di Rumah Pak Sus

Reuni ke III di Rumah Pak Sus

Community ini telah mengadakan  empat kali pertemuan, yang semuanya selalu diadakan saat Lebaran. Disetiap pertemuan tersebut, biasanya masing – masing dari anak – anak Mbah Muniran menyampaikan nasehat dan tausiyah, serta agenda lain – lain sebagai pelengkap, seperti misalnya ziarah monumen, atau bermain futsal bagi Bani Al-Munir generasi kedua.

Dari pertemuan keempat tersebut, muncul beberapa harapan kedepan bani Al-Munir ini dapat lebih menguatkan konsolidasi internalnya serta mampu memberikan kontribusi kepada wilayah kerja sosial-humaniora masyarakat sekitar. Salah satu rekomendasi yang tercapai kemarin adalah peresmian Yayasan bani Al-Munir agar legal dimata hukum. Selain itu juga diharapkan, dengan adanya pengurus baru ini, membawa perubahan baru agar kedepan Bani Al-Munir ini dapat bermanfaat bagi semua.

futsalan

futsalan

Saya sendiri memiliki harapan bahwa Bani Al-Munir ini minimal menguatkan eksistensinya didaerah kelahiran Mbah Muniran, di Dusun Sidomakmur, Desa Kasihan, membuat sekretariat disana, dan melakukan kegiatan – kegiatan sosial, yang pada intinya memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar.

video arisan keluarga yang gayeng

Iklan

Mari berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s