Izinkan KAMMI membangun Indonesia


Senin pagi (16/05), hari kedua Dauroh Marhalah III KAMMI DIY, Nampak istimewa pagi ini karena biasanya panitia membebaskan

Dengan Ust Ilyas

Dengan Ust Ilyas

peserta untuk ngapain aja, tapi tidak untuk pagi ini. Ada agenda khusus pagi ini karena kedatangan tamu special dari KAMMI Pusat, Ustadz Muhammad Ilyas, Lc, beliau adalah ketua PP KAMMI untuk periode dua tahun mendatang. Ustadz Ilyas yang merupakan alumni LIPIA Jakarta ini menyampaikan beberapa arahan, tentang konsep gerak KAMMI ke depan, tetapi kalau menurut saya bukan sekedar arahan, tetapi adalah inspirasi, bagi segenap kader KAMMI untuk siap menjadi solusi bagi bangsa ini. Nah, mari kita simak inspirasi dari qiyadhah kita itu.

Mari kita berbicara peradaban ini dimulai dari hal yang terkecil. Dari pribadi – pribadi yang membentuknya. Dari sel terkecil dari jaringan yang akan menjalankan hidup ini. Peradaban besar harus dimulai dari pribadi – pribadi yang siap mengusung peradaban itu. Ketika kita begitu berapi – api dalam berbicara masalah peradaban ideal, civil society, rekonstruksi Negara yang ideal, hal itu akan percuma, hanya akan menjadi isapan jempol belaka manakala pribadi – pribadi yang mengusungnya bertindak mikro, bekrerja mikro, minim amal dan tanpa kerja konkrit bagai ummat. Bagaimana mungkin Allah akan mengamanahkan peradaban besar tersebut kepada kita, sementara aktifitas – aktifitas adalah aktfitas – aktifitas yang kecil. Okelah kalau kita memiliki gagasan besar, tetapi gagasan besar tersebut tidak akan pernah tercapai manakala kita memiliki amal yang kecil dalam dakwah ini. Kita ngomongin sampai berbusa tentang konsep Negara yang ideal, tentang peradaban yang beradab, tetapi disisi lain kita masih bermalas – malasan, malas baca buku, malas beramal, membuang waktunya, hidupnya kacau, kuliahnya tidak beres, tidak mempunyai visi hidup yang jelas. Nah, hal – hal demikianlah yang sebenarnya barangkali menghambat turunnya kemenangan itu kepada kita.

Seorang kader KAMMI, selain dituntut untuk pandai berwacana, juga ternyata adaa hal yang lebih ushul, yaitu memfokuskan diri kepada amal dan kontribusi apa yang kelak akan diberikan kepada bangsa ini. Caranya ad

bareng Ust Ilyas

bareng Ust Ilyas

alah dengan membangun kapasitas diri, capacity building. Dengan memperbaiki kualitas amal kita, memplanning hidupnya dengan tujuan yang jelas. Maka dari itu barangkali mulai kedepan, agenda DM2 di KAMMI Daerah masing – masing ada materi mapping life, karena ternyata ini sangat penting. Seorang calon pemimpin bangsa, atau kalau bahasa KAMMI adalah Muslim Negarawan, harus memiliki visi hidup yang jelas. Dan segala bentuk aktifitas yang dilakukan haus terencana dalam sebuah peta hidup. Sehingga setiap apa yang kita lakukan senantiasa ada arahan dan tujtuan yang jelas. Dengan peta hidup ini setidaknya seorang kader sudah mengejawantahkan nilai – nilai dari muslim negarawan dan Indonesia visoner itu kedalam tataran aplikatif. Dan ini ada dan masuk pada ranah perbaikan kualitas individu kader KAMMI. Lalu setelah hal ini clear, baru kit amemperbincangkan kepada aspek yang lebih luas, mempersiapkan diri kita untuk membanguns ebuah peradaban bermartabat.

Kemudian ketika kita berbicara KAMMI dalam konteks gerakan mahasiswa dan geraka Islam, kita ketahui bersama bahwa KAMMI adalah organisasi amal dan pengkaderan. Hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama dan menjadi komitmen bersama untuk diimplementasikan bersama oleh perangkat – perangkat yang mengusungnya. Dan hal tersebut tetap akan menjadi sebuah ciri khas gerakan ini. Dan kedepan, focus amal kita adalah pada dua aspek. Aspek kaderisasi dan aspek ekspansi. Aspek kaderisasi sudah tidak terbantahkan lagi menjadi sebuah hal yang penting bagi eksistensi gerakan ini, dan KAMMI menaydari itu, sehingga dalam aspek kaderisasi ini perlu focus kerja bagi perangkat – perangkat yang mengusungnya. Salah satu bentuknya agar team perangkat kaderisasi KAMMI Pusat adalah dengan memberikan gaji bagi perangkat kaderisasi KAMMI Pusat. Hal ini dilakukan agar para penyelenggara kaderisasi tersebut dapat lebih focus dan serius untuk berkerja semaksimal mungkin mengkonsep kaderisasi yang integrative. Salah satu arahan gerak dari tim kaderisasi KAMMI Pusat kedepan adalah dengan turun langsung mem back up komisariat. Misalnya dalam hal rekrutmen kader AB1, Komisariat melaporkan langsung data kader  AB1 yang ikut DM1, lalu selanjutnya dari pusat melakukan fungsi control selama sebulan sekali, apakah kader AB1 tersebut sehat dalam halaqohnya. Nah, inilah salah satu bentuk focus kerjaa tim kaderisasi KAMMI Pusat Kedepan.

Dari aspek ekspansi, Tim ekspansi akan lebih mudah bergerak ketika internalnya beres. Dan salah satu bentuk focus gerak kedepan dari tim ini adalah memnfokuskan pada dua isu nasional saat ini, isu Korupsi dan Hukum. Dua hal ini akan terus menjadi bahan kajian KAMMI karena dilatarbelakangi oleh masalah yang ditimbulkan dari dua masalah tersebut belum selesai dan bahkan memiliki kecenderungan semakin parah. Para penyelenggara hokum semakin tidak memihak rakyat, sementara korupsi semakin merajalela. Dilatarbelakangi dari beberapa alas an tersebut, maka kedepan KAMMI akan terus mengkaji dua isu besar tersebut.

Nah, begitu beberapa hal yang disampaikan Ustad Ilyas pagi itu, hanya mencoba merangkum kembali, dan sudah selayaknya menjadi arah gerakan bersama, agar KAMMI menjadi sebuah kesatuan yang utuh dalam rangka mempersiapkan wadah perjuangan permanen untuk membentuk para pemimpin yang tangguh. Wallahu a’lam bishowwab.

Iklan

Mari berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s