Debu – debu yang kadang masih merasa gunung


Sahabat, hari ini sebuah inspirasi baru ingin kubagi dengan sahabat semua, inspirasi dari ciptaan Allah Azza Wa Jalla yang agung dan tak tertandingi kesempurnaannya, yang semoga mampu menginspirasi tentang diri kita, yang sebenarnya kita adalah debu – debu yang berterbangan, namun ternyata kita masih merasa seperti gunung yang besar. Subhanallah, kata itu yang terucap ketika melihat betapa agung ciptaan Allah berupa Bumi yang kita tempati ini. Tempat yang didalamnya penuh dengan kesejukan alamnya, penuh dengan pesona keanekaragaman hayati yang kesemuanya diciptakan untuk kita manfaatkan bagi kemashlahatan ummat. Belum tentu kemudian jika kita hidup di planet atau tempat lain selain Bumi ini, kita akan merasakan hal yang sama atau lebih, bisa jadi justru kita akan merasakan hal yang berbeda. Namun sahabat, tidakkah kemudian kita tahu bahwasanya ternyata tempat yang kita tempati ini ternyata hanya sebagoan kecil dari agungnya ciptaan Allah di jagad raya ini? Bahwa masih banyak ciptaan Allah lain yang ternyata lebih bear daripada bumi?

Sahabat, dapatkah kita membayangkan, seberapa besar ukuran bumi yang tersenyum ramah dan kita tinggali selama ini dengan planet-planet yang lain.

Ternyata jika kita dibandingkan dengan planet lain, bumi kita bukan yang terbesar.

Dan subhanallah, jika bumi kita dibandingkan dengan Matahari yang menerangi kita setiap pagi sampai siang, ternyata bumi terlihat hanya seperti butiran pasir.

Tetapi sahabat, yang lebih mencengangkan lagi ternayata selama ini mungkin kita hanya tahu bahwa hanya ada 9 planet di galaksi bimasakti, namun ketika dilihat dengan teknologi mata teleskop laser terbaru, para ahli NASA menemukan ada banyak bintang disekeliling matahari, yaitu: Sirlus, Pollux dan arturus, sekarang mari kita lihat posisi bintang – bintang tersebut jika dibandingkan dengan Matahari. Subhanallah, Allahu akbar… kata – kata itu yang terlontar dari bibir kita, ternyata matahari hanya sebesar kecil, lalu dimana posisi bumi kita? Tentu tidak bisa dibayangkan lagi betapa kecilnya bumi kita tersebut.

Dan ternyata, setelah dibandingkan lagi ketiga bintang tersebut (Sirlus, Pollux, dan Arturus) ternyata masih ada yang lebih besar lagi, di sini matahari hanya sebesar debu. Seperti diketahui, bintang Antares adalah bintang ke 15 yang paling terang di angkasa, jaraknya lebih dari 1000 tahun cahaya dari bumi. Lalu, dimanakah bumi?

Subhanallah, betapa agung semua penciptaan Allah Rabbul Izzati. Betapa kuasanya Allah menciptakan segalanya, sedangkan manusia, yang hidup di Bumi, tentu tidak ada apa – apanya jika dibandingkan dengan kebesaran Allah dengan segala penciptaannya.

Sahabat, inspirasi yang ingin saya bagi dari deskripsi diatas tentu adalah betapa kecilnya kita, manusia yang hidup di Bumi ini, tetapi kadang kita masih saja merasa tinggi, merasa besar, merasa kita adalah gunung – gunung yang perkasa, padahal sebenarnya kita adalah debu – debu yang sangat kecil dihadapan Allah Ar-Rahim. Kita hanyalah setitik debu kecil yang menempel di batu kerikil, yang ketika ditiup, maka debu itu akan berterbangan. Lalu, masihkah kita merasa sombong, masihkah kita menepuk dada kita dan mengatakan “inilah aku”.

Sahabat, menangislah dan mari ucapkan istighfar untuk setiap kesombongan yang ada dalam diri kita. Mohon ampunlah pada Allah atas segala keangkuhan yang kita miliki. Karena ternyata, kita tidak ada apa- apanya dihadapan Allah. Ternyata kita hanyalah debu – debu, tetapi mengapa kita masih merasa diri ini adalah gunung?

Sahabat, mari kita ganti rasa angkuh, rasa sombong yang masih melekat dalam diri kita dengan rasa rendah hati, ibarat filosofi padi, semakin berisi semakin merunduk. Itulah yang harus kita tanamkan dalam jiwa ini. Mari kita terus meningkatkan keyakinan bahwa Allah tidak pernah tidur, sehingga tidak ada yang luput dari pantauan-Nya. Ataukah kita masih senang berlalai-lalai dan berleha-leha. Tidak ada yang dapat menjawabnya selain diri kita sendiri. Dan insyaallah, kemuliaan – kemuliaan itu akan kita raih seiring semakin tertatanya diri kita dengan baik. Semoga kita selalu dijauhi dari sifat sombong dan merasa besar. Semoga menginspirasi.

Iklan

Mari berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s