Harmoni (Sebuah refleksi dari kondisi kita saat ini)


Saudaraku…. para perindu syurga…. DSCI2233g

Hari ini aku ingin berbicara tentang suatu hal….

Ukhuwah…

karena di dalam ukhuwah, akan ada nikmatnya bersama, merajut asa… mewujudkan cita bersama… seperti halnya air terjun itu… air jernih yang mengaliri batu besar, lalu diiringi hijaunya pepohonan yang dibuai lembut oleh sang angin dan riuhnya kicauan burung – burung yang menyuguhkan musik alam yang indah… lalu air, pohon, batu besar, angin, burung saling memberikan potensinya masing – masing… untuk bersinergi dan membentuk sebuah kata yang dahsyat… HARMONI…. ya… harmoni, sebuah keindahan yang tak ada batasnya… Maka sudah seharusnya kita, para aktivis penyeru kebaikan, perindu surga, mencontoh harmoni alam tersebut… saling memberikan potensinya, merajut benang – benang silaturahim, mempererat ukhuwah, dan membuat sebuah keindahan berdakwah…. yang kemudian disebut HARMONI DAKWAH…

Ya Harmoni dakwah…. itulah yang sebenarnya sangat Allah SWT harapkan dari para aktivis – aktivis dakwah, saling memberikan kontribusinya, potensinya, semangatnya, dan apapun yang dimilikinya hanya untuk dakwah…. bukan aktivis dakwah yang hanya mementingkan ego masing – masing… bikan aktivis dakwah yang minimalis, loyo dan penuh dengan keraguan….

Kita tentu masih ingat cerita perjalanan Sang Qudwah kita ketika saat itu, ketika kaum Muhajirin dipersatukan dengan Kaum Anshar dalam ikatan ukhuwah oleh Rasulullah, maka tidak akan ada lagi jarak diantara mereka, yang ada hanyalah saling terikat dalam ma’rifat, dalam menyeru kepada kebaikan…. dan tentu kita harus belajar dari mereka… Dua bendera.. bendera Muhajirin, bendera Anshar… dan kedua bendera itu disatukan oleh satu bendera… Bendera Islam….

Saudaraku, bukan saatnya lagi kita menyalahkan saudara – saudara kita, bukan saatnya lagi kita melempar tanggung jawab kepada saudara kita, dan kita hanya meminta hak kita…. yang harus kita lakukan saat ini adalah…. merapatkan kaki – kaki kita, merapatkan bahu kita, saling meluruskan shaf – shaf kita dengan saudara – saudara kita, memberikan potensi terbaik kita….sehingga tidak ada lagi ada lubang bagi sang terlaknat untuk masuk melalui celah – celah shaf kita…. dan segera kita sambut dengan seruan takbir…. bahwa kemenangan itu akan datang…. dan Harmoni dakwah…. yang didalamnya adalah wangi – wangi syurga akan segera tercium oleh kita…. para aktivis – aktivis syurga…. Istiqomah… saudaraku…

Semarang, 24 Juli Pukul 01.00 WIB
Ditulis dengan cinta untuk saudaraku tercinta

Dwi Purnawan (Ketua KARISMA FIK)

Iklan

Mari berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s