Pacitan, sumber inspirasiku


Pacitan…. sebuah kata, yang mungkin bagi sebagian orang hanya merupakan kota kecil yang dikelilingi pegunungan, kota kecil yang penduduknya adalah wong ndeso, dan wong nggunung, atau apapun lah itu, tetapi bagi saya, Pacitan adalah segalanya.s4020114

Pacitan adalah sumber inspirasi saya, dimana setiap yang tinggal di desa saya (salah satu desa di Pacitan) mengutamakan azas kerjasama dalam setiap aktivitas kesehariannya, mengutamakan jiwa gotong royong, guyup rukun kalau kata orang jawa. Beda dengan kondisi kekinian bangsa ini, penuh dengan sikap egois, primordialisme, ingin menang sendiri, dan ambisius.

Pacitan, sebuah inspirasi bagiku tentang kealamian daerahnya, yang walaupun hiruk pikuk kendaraan menghiasi Pacitan, namun selalu ada ringkikan kuda sang kusir dari atas dokarnya.

Pacitan,sebuah inspirasi bagiku, ketika kulihat monumen Jenderal Soedirman di Pakisbaru, inspirasi tentang berharganya nilai sebuah perjuangan, yang mengajarkan bahwa perjuangan tidak cukup hanya dengan kata – kata, tidak cukup kita hanya beretorika belaka, tidak cukup kita hanya berteori belaka, karena yang kita butuhkan untuk membangun negeri ini adalah perbuatan nyata, karena sungguh, negeri kita sedang sakit,mustahil kalau si-sakit sembuh gara – gara ucapan komat – kamit dari sang dukun.

Pacitan, sebuah inspirasi bagiku tentang kesuksesan para putra daerahnya, Pak Haryono Suyono, Pak Sudijono Sastro Atmojo (Rektor Unnes), Pak Bambang DH ( Walikota Surabaya), sampai Pak SBY (Presiden RI), lalu siapa putra daerah selanjutnya? Akukah…?

Pacitan, sebuah inspirasi bagiku tentang nguri – uri budaya jawi, melestarikan budaya jawa yang luhur , termasuk adab dalam berbicara kepada yang lebih tua, termasuk kepada sendika dhawuh rama lan biyung, salam bhekti kagem rama lan biyung, mugi tansah rahayu wilujeng, ayem lan tentrem wonten ing ndalem.

Duh, aku jadi rindu dengan kampung halamanku ini, ingin sekali aku merasakan segarnya Pantai Teleng Ria di kala pagi hari, yang segar, alami, dan penuh dengan kedamaian. Ingin sekali aku melihat keindahan pemandangan Pantai Teleng Ria jika dilihat dari dataran Sedeng yang sangat indah. Ingin rasannya aku melihat kembali Pesona Goa Gong yang merupakan Goa Terindah se-dunia. Ingin sekali rasanya aku bercumbu dengan alunan kicau burung yang bernyanyi dengan diiringi angin sepoi di kebun belakang rumahku. Ingin sekali kuhirup segarnya udara khas daerah Pacitan, sambil menikmati indahnya pemandangan Gunung Limo dari daerah Sedeng. Ingin sekali aku merasakan nasi Thiwul buatan eyang putri (salam bhekti saking kang putra kakung), yang ketika ditambah dengan sayur kangkung pedas, denagn lauk kerupuk enaknya bukan main. Ingin sekali aku memetik kelapa muda di kebun belakang, yang ketika dinikmati habis merumput atau berkebun segarnya bukan main.

Aku ingin pulang….

4 thoughts on “Pacitan, sumber inspirasiku

  1. ,, hiks…kadose raosipim eco sanget nggih mas?
    ,, wonten mriki kan thiwulipun benten kaliyan thiwul pacitan…
    ,, katon mak nyuuusss…ingkang pacitan…hehehe

  2. Ass wr wb
    Suwun .., saya sudah baca habis tulisamu tentang Pacitan. Sebagai warga pacitan saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan anda benar-benar bisa mewujudkan impianmu untuk menjadi generasi penerus Tokoh-tokoh pacitan di kelak kemudian hari. Amien Sebagia apresiasi saya terhadap tulisan anda saya mengajak anda bergabung dengan kami untuk menyelengarakan Sarasehan dan Seminar nasional 2010 tentang Membangun masa depan Pacitan. seminar ini diusahakan smelibatkan sebanyak mungkin pada akademisi yang lahir di Pacitan. Pejelasan lebih lanjut silahkan kontak kami via e-mail. Soaprijanto_UNJ@ yahoo.Com atau pr4_unj@ yahoo.com. Wass. Soaprijanto UNJ.

  3. Ass wr wb
    Suwun .., saya sudah baca habis tulisamu tentang Pacitan. Sebagai warga pacitan saya ucapkan terima kasih, mudah-mudahan anda benar-benar bisa mewujudkan impianmu untuk menjadi generasi penerus Tokoh-tokoh pacitan di kelak kemudian hari. Amien Sebagia apresiasi saya terhadap tulisan anda saya mengajak anda bergabung dengan kami untuk menyelengarakan Sarasehan dan Seminar nasional 2010 tentang Membangun masa depan Pacitan. seminar ini diusahakan smelibatkan sebanyak mungkin pada akademisi yang lahir di Pacitan. Pejelasan lebih lanjut silahkan kontak kami via e-mail. Wass. Soaprijanto UNJ.

Mari berdiskusi

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s